Sabtu, 02 Mei 2020

Tantangan Pembelajaran Efektif dan Menyenangkan dari Rumah...Mampukah Engkau Wahai Pelukis Masa Depan?


Dunia telah berubah...bumi tempat kita berpijak tak lagi sama...Covid -19 membuat semua dinamika kehidupan memiliki pola baru yang harus kita jalani. Meski berat dan penuh tantangan, suka atau tidak suka kita harus mampu move on untuk melanjutkan hidup. Kreatifitas harus tetap berjalan...masa depan harus tetap dirajut...jangan lumpuh seketika karena masih banyak asa dan harapan besar didepan sana.

Sebagai guru dan sebagai orang tua adalah tantangan luar biasa yang harus kita menangkan dalam kondisi ini. Berharap setelah masa pandemik covid-19 ini berlalu, masa depan anak - anak kita tetap terlukis dengan baik meski tanpa suka cita di ruang kelas, meski tanpa canda tawa dari teman-teman dan sahabat serta lingkungan sekolah yang selalu dirindukan. Mulailah bergerak, pikirkan yang terbaik untuk anak anak kita. Kita adalah pelukis masa depan mereka, saat ini dan nanti.Apa warna yang kita goreskan hari ini itulah yang akan mereka tuai dimasa depan.

Sekali lagi dunia tak lagi sama...begitu pula dengan pendidikan anak anak kita, pola belajar merekapun terpaksa ikut berubah. Bagaimana  kita mampu menciptakan pola belajar efektif dari rumah itulah tantangan terbesar kita saat ini.Mampukah kita memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan untuk mereka? Mampukah kita mengasah krestifitas, cara berpikir kritis mereka serta kemampuan berkomunikasi dan berkolaborasi mereka meski semua dilakukan dari rumah?

                Ya/tidak ? mari kita jawab bersama.



Tak ada momen yang lebih spesial selain pembelajaran antara guru dan siswa di kelas.Namun dalam kondisi sekarang ditengah pandemik covid, ruang dan waktu tak lagi menjadi hal yang wajib saat ini.WFH( work from home) or LFH (Learning from home) menjadi satu satunya jalan terbaik yang harus kita tempuh saat ini.Kita sebagai guru dan orang tua haruslah dengan bijak melakoninya, begitupula dengan anak didik kita mereka harus siap dengan kondisi dan konsep pembelajaran digital dan virtual. Covid-19 membawa kita pada percepatan revolusi industri 4.0. Teknologi sebagai media penghubung antara guru dan siswa haruslah mampu menciptakan ekosistem pembelajaran jarak jauh yang efektif dan menyenangkan sesuai kondisi dan karakteristik anak didik.Jangan sampai kita melakukan pembelajaran e learning dan virtual dengan kecanggihan teknologi  namun isinya tidak memberikan dampak apa-apa bagi anak didik kita.

Mengapa demikian? Banyak hal yang bisa kita pelajari dari pengalaman belajar dirumah entah itu sebagai orang tua atau guru, belajar dari rumah hanya sekedar memenuhi kewajiban demi tercapainya sebuat laporan dan bagi anak didik sekedar mendapatkan nilai sebagai syarat tuntas satu mata pelajaran.Berbagai tugas dan arahan yang diberikan hanya mengasah kemampuan menulis dan mengingat kembali pelajaran dari buku sumber yang sudah ada, al hasil anak anak menjadi bosan, jenuh, dan terbebani dari satu tugas ke tugas yang lain. Merdeka belajar yang menjadi gong pendidikan kita saat ini sama sekali belum tersentuh. Keterbatasan dan keterampilan penggunaan TIK orang tua dan guru juga menjadi salah satu penyebabnya. Anak-anak dengan era teknologi bosan dengan gaya mengajar kita yang itu itu saja hanya berakhir pada sebuah informasi yang tidak bergerak mengasah kemampuan 4C ( critical thinking, Collaboration skill, Communication, and Creativity) mereka. Sekedar menghabiskan bandwith dan kuota yang ada,bukankah ini adalah kesia-siaan?

Anak-anak bisa belajar secara efektif dan efisien jika dipolakan dengan baik. Biarkan mereka merdeka dalam belajar.Mari kita sebagai orang tua / guru fasilitasi mereka dengan tema –tema pembelajaran yang bermafaat, buatlah mereka menemukan sendiri makna belajar yang sesungguhnya, teknologi yang ada kita gunakan sebagai sarana komunikasi yang efektif untuk konsultasi masalah yang mereka hadapi, izinkan mereka menemukan pengalaman berharga dari apa yang mereka pelajari, kita asah kemampuan literasi mereka bukan sekedar literasi baca dan tulis namun juga literasi digital.Fasilitasi dan arahkan mereka menggunakan media-media digital yang bermanfaat untuk mengasah keterampilan, nalar , komunikasi dan kolaborasi mereka. Salah satu teknik yang bisa kita gunakan adalah dengan memanfaatkan sumber belajar yang tersedia di internet sebagai media belajar yang menyenangkan. Untuk tingkat SD kita ciptkan pembelajaran yang menyenangkan seperti mereka asyik bermain game dengan model pembelajaran game edukatif. Tingkat SMP dan SMA/SMK kita bisa memfasilitasi mereka dengan pemanfaatan blog pembelajaran, atau memanfaatkan youtube sebagai media untuk membuat konten yang menyenangkan ini akan memberikan mereka pengalaman belajar yang menyenangkan dan tentunya akan bermanfaat bagi masa depan mereka. Didiklah anak anak kita sesuai zamannya maka mereka akan mampu menjawab tantangan kehidupan masa depan mereka. Belajar adalah ketika mereka mampu merepresentasikan apa yang mereka pelajari menjadi informasi yang berguna untuk mengambil keputusan, menjadi sikap yang lebih baik dan bijak, menjadi keterampilan yang baik serta mampu menghasilkan karya yang bermanfaat.

Merdeka Belajar, Guru Pengerak.
Belajar dari Covid-19
Selamat Hari Pendidikan Nasional, 2 Mei 2020


POSTINGAN LAINNYA